#DESYINDRALOVESTORY

12:19 PM

Saturday, 20 August 2016


Minggu 31 Juli 2016 lalu kami sudah melaksanakan akad nikah. Rasanya bahagia, terharu dan masih ga percaya aku menikah di usiaku saat ini (read: 23 yo). Sedih karena harus pergi dan tinggal jauh dari orangtua (padahal udah setahun lebih tinggal jauh dari orangtua sih lol)


Pernikahan kami terasa terjadi begitu cepat, persiapan menikah kami juga sangat singkat kira-kira sekitar 3 bulan sejak tunangan. 

وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.”  [QS. Adz Dzariyaat (51):49].

Di postingan ini, aku hanya mau mencatatkan cerita aku dan suami dari pertama kenal sampai akhirnya berakhir di pelaminan, semoga yang baiknya bisa memotivasi teman-teman semua untuk jangan pernah berhenti berdo’a dan memperbaiki diri agar disegerakan menemui jodohnya. Kalau ada hal buruknya, please get it away yaa hihi…


Singkat cerita, semua berawal dari movenya aku ke tempat kerja yang baru sekitar awal bulan Agustus 2015. Aku dan Indra bertemu dalam satu tempat kerja beda divisi. Saling tau doang selama satu bulan lebih dan ga ada obrolan yang berarti selama itu, and finally till one day, he began chat me directly and we gave our number each other. But, have you ever felt “ I guess I have met you for a long time before, and I am sure that it’s YOU! “ when you look at someone ? Yaa, I feel like that when first I look at him deeply and stealthy (shy).

3 hari chat-an, percaya ga percaya kita langsung komitmen. Sebelumnya aku hanya berniat dalam hati, kalau aku tidak mencari pacar tetapi ingin mempunyai suami terbaik yang bertanggung jawab, sayang, mengerti agama dan insyaallah bisa menuntun di jalan Allah dan Allah memberi ridho dan rahmatnya. Wallahualam, aku ketemu Indra yang sekarang jadi suamiku ♥. Dia juga waktu itu sudah punya visi yang sama untuk menikah.


Wahai generasi muda, barangsiapa diantara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barang siapa belum mampu hendaknya berpuasa sebab ia dapat mengendalikanmu.(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud).

Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah: Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !” . (HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.)


Karena dari awal sudah berniat serius dan insyaallah semua semata untuk mendapat ridho dan berkah Allah, kita merencanakan ini dan itu untuk menikah. Tapi namanya manusia, hanya bisa berencana. Masalah ini dan itu pasti ada, mulai dari beda pendapat, keadaan ekonomi, beda jarak domisili dan lain-lain. Sempet putus asa ga tau lagi harus gimana, terlebih karena dari awal keadaan ekonomi dia bener-bener kosong untuk wujudin pernikahan dalam waktu dekat.

Sampai di suatu hari, aku berdoa sama Allah kalau aku ingin menikah dan jika memang yang terbaik maka mudahkan…

Surprisingly, besoknya Indra mendapat rizki dan menyanggupi biaya pesta pernikahan (bukan mahar yaa) yang Alhamdulillah ada saja rizki pemberian tiba-tiba dari Allah, dan maka hal ini benar seperti QS An- Nur Ayat 24.



وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌۭ
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendiri ( bujangan ) di antara kalian dan orang-orang shaleh diantara para hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka dalam keadaan miskin, Allah-lah yang akan menjadikan kaya dengan karunia-Nya [ QS. An-Nur (24): 32]



Bulan Mei 2015 awal, khitbah dilaksanakan dan Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Selanjutnya hanya tinggal mempersiapkan acara akad dan walimah kami yang akan dilaksanakan pada akhir Juli, 31 Juli 2016.

Bulan juni 2016 itu memasuki bulan Ramadhan, selagi puasa kita nyiapin ini itu printilan-printilan pernikahan kaya undangan, pre-wedding (tadinya males mau prewed), seserahan dan mahar. Alhamdulillah semua dimudahkan baik kelancarannya maupun rizkinya walaupun ada beberapa case kecil waktu buat undangan (mungkin soon aku tulis di blog review vendor undangan pernikahan ku biar ga ada kasus sama seperti aku).
The key points:
1. Jangan pernah berhenti memperbaiki diri, ingat jodoh adalah cerminan diri dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik, begitu juga sebaliknya
2. Jangan pernah khawatirkan rizki jika ingin menikah, selama niatnya lurus karena ibadah lillahita'ala, insyaallah akan ada jalan keluarnya dan dimudahkan




You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook